BARABAI - Proses pembangunan empat jembatan yang dilaksanakan Kodim 1002/Hulu Sungai Tengah (HST), Kalimantan Selatan, terus menunjukkan perkembangan di sejumlah titik sasaran.
Koordinator pembangunan jembatan Kodim 1002/HST Kapten Inf M. Fadillah di Barabai, Kamis, mengatakan pengerjaan jembatan yang tersebar di beberapa desa saat ini memasuki tahapan berbeda sesuai kondisi lapangan. Kamis (25/6).
"Untuk pembangunan jembatan Garuda di Desa Birayang Surapati saat ini telah memasuki tahap penggalian pondasi atau abutment sebagai penyangga utama konstruksi jembatan," ujarnya.
Sementara itu, pembangunan jembatan Garuda di Desa Teluk Masjid juga terus berjalan. Personel TNI bersama warga setempat bergotong royong melakukan distribusi material serta penggalian pondasi guna mempercepat proses pekerjaan.
Menurut Fadillah, keterlibatan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur yang diharapkan dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah dan mempermudah aktivitas warga.
Adapun dua jembatan jenis Armco yang dibangun di Desa Bakapas dan Desa Ayuang saat ini masih berada pada tahap distribusi material konstruksi ke lokasi pekerjaan.
"Kami terus melakukan pengawasan dan koordinasi di lapangan agar seluruh tahapan pembangunan dapat berjalan sesuai rencana," katanya.
Ia berharap pembangunan empat jembatan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang mobilitas, aktivitas ekonomi, maupun akses pelayanan di wilayah pedesaan.
"Pembangunan ini merupakan bentuk dukungan terhadap peningkatan infrastruktur di daerah. Kami berharap seluruh pekerjaan berjalan lancar, aman, dan selesai sesuai target yang telah ditetapkan," demikian Fadillah. (pen1002hst)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar