Lumajang – Komitmen TNI dalam mendukung pembangunan infrastruktur pedesaan terus diwujudkan melalui keterlibatan aktif aparat kewilayahan di lapangan. Seperti yang dilakukan Babinsa Salak Koramil 0821-07/Randuagung, Serka Yulianto, yang melaksanakan pendampingan sekaligus karya bakti pembangunan saluran drainase sepanjang 200 meter di Dusun Krajan RT 004 RW 008, Desa Salak, Kecamatan Randuagung, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Jumat (19/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama antara pemerintah desa dan masyarakat dalam meningkatkan kualitas infrastruktur lingkungan, khususnya untuk memperlancar aliran air serta mengantisipasi genangan maupun kerusakan jalan saat musim hujan.
Di lokasi kegiatan, Serka Yulianto tampak berbaur bersama warga bergotong royong mengerjakan pembangunan drainase. Kehadiran Babinsa tidak hanya memberikan semangat kepada masyarakat, tetapi juga memastikan proses pembangunan berjalan aman, tertib, dan sesuai rencana.
Sementara itu, Serka Yulianto menegaskan bahwa pendampingan yang dilakukan merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial guna membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan sarana dan prasarana yang dibutuhkan warga.
“Melalui kegiatan karya bakti ini, kami ingin memperkuat kebersamaan antara TNI dan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan desa. Semoga drainase yang dibangun dapat memperlancar aliran air dan memberikan manfaat jangka panjang bagi warga Dusun Krajan,” ungkap dia.
Kepala Desa Salak, Untung, yang hadir didampingi Kepala Dusun Krajan, Muhyan, Infrastruktur yang baik merupakan salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas hidup warga. Dengan adanya saluran drainase yang lebih tertata dan berfungsi optimal, kami berharap permasalahan genangan air dapat diminimalisir, sehingga lingkungan menjadi lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
“Pemerintah Desa Salak berkomitmen untuk terus mendorong pembangunan infrastruktur yang merata dan berkelanjutan. Melalui sinergi antara pemerintah desa, TNI, dan masyarakat, kami optimistis pembangunan yang dilakukan saat ini akan memberikan manfaat jangka panjang serta mendukung kemajuan desa di masa mendatang,” pungkasnya.
Pembangunan drainase sepanjang 200 meter tersebut diharapkan mampu mengurangi potensi genangan air di sekitar permukiman dan jalan desa, sehingga aktivitas masyarakat dapat berlangsung lebih aman dan nyaman. Kegiatan tersebut juga menjadi bukti nyata bahwa semangat gotong royong masih menjadi kekuatan utama dalam membangun desa yang maju, mandiri, dan sejahtera. (Pendim0821)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar