Lumajang – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan sekaligus menekan serangan hama tikus di lahan pertanian, Babinsa Desa Kertosari Koramil 0821-17/Pasrujambe, Sertu Ade Dian Febrianto, melaksanakan pendampingan kegiatan Gerakan Pemasangan Rumah Burung Hantu (Rubuha) yang digelar di kawasan lahan Kelompok Tani (Poktan) Kertojoyo IV Desa Kertosari dan lahan Poktan Sekartani Desa Pagowan, Kecamatan Pasrujambe, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (25/7/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut merupakan hasil sinergi antara UPT BPP Pertanian Pasrujambe, Syngenta Lumajang, penyuluh pertanian, Babinsa, dan kelompok tani sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga produktivitas pertanian melalui pengendalian hama secara alami dan ramah lingkungan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala UPT BPP Pertanian Pasrujambe Sugeng, Manajer Syngenta Lumajang Luky, Babinsa Desa Kertosari Sertu Ade Dian Febrianto, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Desa Kertosari Sri Handayani, serta anggota Poktan Kertojoyo IV dan Poktan Sekartani.
Sertu Ade Dian Febrianto mengatakan bahwa pendampingan yang dilakukan Babinsa merupakan wujud dukungan TNI AD terhadap program ketahanan pangan nasional. Menurutnya, keberadaan Rubuha menjadi salah satu solusi efektif dalam mengendalikan populasi tikus yang selama ini menjadi ancaman bagi tanaman padi dan jagung.
"Melalui pemasangan Rubuha ini diharapkan populasi burung hantu sebagai predator alami tikus dapat berkembang dengan baik, sehingga serangan hama dapat ditekan tanpa harus bergantung pada penggunaan bahan kimia. Dengan demikian hasil panen petani dapat meningkat dan ketahanan pangan di wilayah tetap terjaga," ujar Ade disela kegiatannya.
Sementara itu, pihak Syngenta Lumajang bersama UPT BPP Pertanian Pasrujambe mengapresiasi antusiasme kelompok tani dalam mendukung gerakan tersebut. Kolaborasi antara pemerintah, swasta, TNI, dan petani dinilai menjadi langkah strategis dalam menciptakan pertanian yang produktif, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.
Melalui Gerakan Pemasangan Rubuha tersebut diharapkan penyebaran hama tikus di lahan persawahan dapat dicegah secara optimal, sehingga tanaman padi dan jagung tumbuh lebih baik, menghasilkan panen yang berkualitas, serta memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat petani di Desa Kertosari dan Desa Pagowan. (Pendim0821)








Tidak ada komentar:
Posting Komentar